29 Agt 2010

makalah hasil penelitian perkembangan kecambah

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Pertumbuhan adalah peristiwa bertambahnya ukuran ( diantaranya volume, massa, dan tinggi ) pada mahluk hidup. Contohnya pertambahan tinggi batang dan daun. Pertumbuhan ini bersifat irreversible (tidak dapat balik).
Sementara itu, perkembangan merupakan proses menuju keadaan yang lebih dewasa. Dalam perkembangan terbentuk stuktur dan fungsi organ yang semakin kompleksdan sempurna. Perkembangan bersifat kualitatif sehingga tidak dapat di ukur.
Proses perkembangaan dapat dicapai melalaui diferensiasi. Diferensiasi adalah proses perubahan pada sel, jaringan, dan organ untuk membentuk fungsi dan stuktur tertentu. Diferensiasi merupakan awal terbentuknya organ-organ seperti akar batang dan daun.
1.2 Identifikasi
- Mengetahui asal mula perkecambahan
- Mempelajari bahan-bahan yg terdapat pada perkecambahan
- Membandingkan perkecambahan ditempat gelap dan perkecambahan ditempat terang.
- Persentase perkecambahan.
1.3 Rumusan Masalah
Dalam penelitian ini kami mengamati perkembangan biji kacang hijau yang dilakukan setiap hari.


1.4 Tujuan
- untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan kacang hijau.
- Membandingkam perkembangan ditempat gelap dan perkembangan di tempat terang.
- Mengetahui tinggi batang, jumlah daun dan warna daun.
1.5 Manfaat
- Dapat mengetahui pengaruh ketersediaan cahayaterhadap pertumbuhan dan perkembangan kecambah kacang hijau.
- Mengetahui pengaruh ketersediaan air terhadap pertumbuhan dan perkembangan kecambah kacang hijau.
- Mengetahui fase-fase pertumbuhan dan perkembangan kecambah kacang hijau.



Bab II
Landasan teori

Kacang hijau
Tumbuhan ini berasal dari amerika serikat. Tanaman baru dapat diperoleh dari biji. Tumbuhan ini berbunga setelah berumur4-7 hari. Bunganya berwarna hija dan berbentuk kupu-kupu. Mahkota bunganya terdiri dari satu helai bendera dua helai sayap dan dua helai tunas yang bersatu. Dibagian dalam tunas terdapat bagian pembiakannya. Benang sarinya dua tukal.
Batangnya meninggi setelah itu daunnya mekar setelah sehari. Penyerbukannya biasanya penyerbukan sendiri. Setelah penyerbukan dasar daun bertambah dan memanjangsehingga akar menuju cawan petiridan masuk kedalamnya.
Biji kacang hijau banyak mengandung vitamin B dan Protein. Selain itu vitamin B berfungsi proses oksidasi tubuh untuk memperoleh energi. Sedangkan dari protein ini dibuat susu kedelai. Bungkilnya atau ampasnya dibuat makanan tempe atau tahu. Di lampung bungkilnya yg masih mengandung protein dicampurkan dengan ragih. Setelah beberapa hari gumpalan tersebut menjadi makanan yaitu “tempe”. Tempe merupakan makanan khas lampung. Selain itu daun kacang hijau dijadikan makanan ternak. Masih banyak lagi makanan dari “kacang hijau”.




BABIII
Metode penelitian

Alat :
a. Dua buah cawan petri ukuran besar, sebagai tempat untuk menanam.
b. Kapas sebagai media tanam.
c. Air untuk menyiram tanaman.
d. Penggaris untuk mengukur tinggi batang, panjang daun serta panjang akar pokok
e. Timbanagn analitik, untuk mengukur berat tanaman seluruhnya
f. Alat tulis

Bahan :
Bahan yang digunakan yaitu duapuluh delapan biji kacang hijau dengan ukuran dan berat hamper sama.

Cara kerja penelitian :
Cara melakukan percobaan sebagai berikut :
a. Kapas secukupnya diletakan pada cawan petri secara merata. Setelah itu, biji kacang hijau diatur diatasnya. Pada setiap cawan ditumbuhkan 5 biji. Selanjutnya kapas diberi air. Cawan petiri pertama diberi label 1, sedangkan cawan petiri kedua diberi label 2. Biji akan menjadi kecambah setelah beberapa hari.
b. Penyiraman biji pada cawan dilakukan setiap hari selama 7 hari.
c. Pada cawan petiri 1 kapasnya dibiarkan basah. Sementara itu, cawan petiri 2 diisi dengan air hingga tergenang. Pada cawan petiri 2 tersebut biji kacang hijau dan akar kecambah harus terendam air. Kedua cawan tersebut harus selalu dijaga kandungan airnya setiap hari. Selanjutnya pengamatan dilakukan selama 7 hari. Parameter yang diamati sebagai berikut.
1. Perkecambahaan
2. Prtumbuhan; meliputi tinggi batang, panjang daun, jumlah daun, panjang akar pokok, serta berat tanaman seluruhnya.
3. Perkembangan; meliputi warna daun, warna batang, keadaan daun, keadaan batang, dan keadaan batang.



2.3 Cara pengambilan data ( hari ke-14 )


No Hal-hal nya 1 2 3 4 5 6 7
1 Tinggi batang 1,5 2,3 4,5 bu 7,6 8,5 9
2 Panjang daun - - - 0,5 1 1,5 2
3 Jumlah daun - - -
Deskripsi
No Tinggi batang -tinggi batang pada awal 2cm menjadi 12cm pada kecambah ke2 dapat proses pertumbuhan tidak normal ,di bandingkan dengan kecambah 1.kecamxbah mengalami perkembangan secara bertahap dari 1,5cm sampai 9 cm
-panjang daun ckecambah 1,5 cm dan berwarna kepucatan karna kurang cahaya matahari. Sedangkan apabila dibiarkan saja lama-lama akan mati berbeda dengan kecambah no 1 batang dan daun mengalami normal, daun berwarna hijau.
-pada kecambah 2 jumlah daun rata-rata 4 dan kecambah 1 jumlah daun sma dengan kecambah ke2 yaitu 4.
2 Panjang daun
3 Jumlah daum



BAB IV
Pembahasan

Dari hasil penelitian yg ssaya telah lakukan terhadap persen perkecambahan benih kacang hijau (phaseolus radiatus L) menunjukan persen perkecambhan no=1 dan perkecambahan benih no : 2 (phabeolus radiatus L ) mengalami perbedaan dengan kecambah no : 1 dan kecambah no : 2 hal ini dikarenakan faktor yg mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan perkecanbahaan antara lain adalah :
Nutrisi dan air
Aur di butuhkan tumbuhan sebagi pelarut bagi kebanyakan reaksi dalam tubuh. Perkecambahan dibutuhkan nutrisi dan air sebagai penghasil energi bagi pertumbuhan.
Cahaya
Cahaya dibutuhkan utk proses fotosintesis namun cahaya juga dapat bersifat menghambat perkecambahan no : 2 dikarnakan cahaya menguraikan auksin hingga batang memanjang. Berbeda dengan perkecambahan no : 1 cahaya sangat bermanfaat utk fotosintesis dan daya tahan perkecambahan no : 1 lebih lama.
Suhu
Suhu optimum utk pertumbuhan adl 22-27 C. Suhu tersebut mempercepat pertumbuhan perkecambahan. Karna suhu sangat penting bagi kecambah sehingga kecambah mengalami proses perkembangan.

Kelembapan
Kelembapan berpengaruh dalam proses pertumbuhan. Kelembapan udara mempengaruhi proses penguapan air yang berhubungan dengan penyerapan nutrien. Jika kelembapan udara rendah penguapan akan meningkat sehingga penyerapan nutrien pun semakin banyak bagi perkecambahan.
Auksin
Auksin merupakan hormon bagi tumbuhan perkecambahan karna auksin memacu perpanjangan sel, diferensiasi sel2 daerah titik tumbuh, serta merangsang pembentukan bunga dan buah.




BAB V
Penutup

Kesimpulan
Dari penelitian yg saya lakukan, kecambah dapat menyebapkan berbagai keuntungan bagi seseorang. Kebanyakan dari masyarakat luas memperkembang biakkan perkecambahaan, paling banyak diminati karena dengan kacang hijau dan di beri tempat kemudian diberia air kacang hijau menjadi kecambah
Kecambah ini juga dapat merubah ekonomi perekonomian bangsa terutammaa bagi orang tersebut.


Daftar Pustaka


- Abercrombie, M.N. Hickman M.L. Jonson, dan M. Thain.1993. kamus lengkap biologo. Edisi bahasa indonesia jakarta : erlangga
- Anderson, D.P. Anatomy and phisyiologi. Ahli bangsa Ni luhgedeyasmin Asih.jakarta: EBC penrbit buku kedokteran.

9 komentar: